Loading...
Ketika Kita Merasa Ingin Menyerah Taklukanlah Tantangan Yang Membuat Kita Lemah Dan Percaya Pasti Bisa
SELAMAT DATANG DI ARTIKEL KESEHATAN TUBUH

Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 30 Desember 2011

Penyakit tinea unguium


Penyakit tinea unguium – Tinea unguium merupakan kelainan kuku yang disebabkan oleh infeksi jamur Dermatofita. Penyebab dari penyakit ini berupa jamur T. mentagrophytes dan T. rubrum yang dapat ditularkan secara langsung maupun tidak langsung. Penyakit ini lebih sering menyerang orang dewasa bersamaan tinea pedis dan tinea manus. Penyakit ini sering menyerang orang yang selalu bersinggungan dengan air kotor. Lingkungan lembab dan basah dapat mempermudah terjangkitnya penyakit ini.

Gejala

Gejala penyakit ini yaitu rusaknya kuku penderita dan warnanya menjadi suram. Terkadang disertai rasa nyeri dan gatal di sekitar kuku. Pada umumnya tinea unguium bersifat kronik dan sukar penyembuhannya. Kuku kaki lebih sering diserang dari pada kuku tangan.

Pengobatan

Pengobatan infeksi kuku ini memerlukan ketakunan, pengertian, kerja sama dan kepercayaan antara penderita dan dokter. Kelainan kuku merupakan kelainan yang banyak penyebabnya. Pengobatannya sendiri sulit dan memerlukan waktu relatif lama. Pengobatan secara sistemik dapat dilakukan dengan memberikan griseofulvin 500 mg sehari selama 3-6 bulan untuk kuku jari tangan dan 9-12 bulan untuk jari kaki. Pengobatan intrakonazol atau terbenafin per oral selama 3-6 bulan juga memberikan hasil yang baik. Pengobatan topikal dapat dilakukan dengan memberikan obat topikal berikut.
  • Salep whitefield I dan II.
  • Kompres asam salisilat 5%, asam benzoat 10% dan resolsinol 5% dalam spiritus.
  • Asam undesilenat dalam bentuk cairan.
  • Tolnaftat dalam bentuk cairan.
  • Imidazol dalam bentuk cairan.
  • Siklopiroksolamin dalam bentuk cairan.

Pencegahan

Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar. Hindari terlalu sering kontak langsung dengan air kotor. Bersihkan tangan dan kaki dengan sabun setelah beraktivitas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar